PAMEKASAN, KOMPAS.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan mulai berbicara soal peluangnya menjadi calon presiden (capres) pada Pemilu 2014. Menurutnya, ia atau Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bisa memenangi pemilihan presiden jika keduanya sama-sama maju sebagai capres.

Hal itu disampaikan Dahlan di hadapan ratusan ulama Madura ketika ia berkunjung ke Pondok Pesantren Al Hamidy, Banyuanyar, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (20/7/2013). Dahlan mengatakan, di sebagian daerah Indonesia, popularitas Jokowi–sapaan Joko Widodo–masih berada di atas calon-calon presiden lain.

“Bisa jadi Jokowi memenangkan Pilpres tahun 2014 mendatang atau bisa saya pemenangnya. Semua tergantung kodrat Allah,” kata Dahlan.

Selain sosok Jokowi yang akan menjadi ganjalan, kendala lain baginya adalah tidak ada partai politik yang akan menjadi kendaraannya untuk maju sebagai capres. Namun, ia mengatakan bahwa hal itu bisa saja berubah tergantung pada perkembangan menjelang Pemilu 2014.

Selain untuk mencari dukungan kepada para ulama dan kiai pesantren, Dahlan datang ke Pamekasan untuk meminta doa agar bisa menjalankan tugasnya sebagai Menteri BUMN. Ia menilai tugasnya cukup berat karena harus mengamankan dan mengembangkan aset BUMN sebesar Rp 3.700 triliun yang tersebar di 400 lebih perusahaan di Indonesia.

Editor : Laksono Hari Wiwoho