Senin, 09/09/2013 11:49 WIB

Muhammad Taufiqqurahman – detikNews

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum membuat aturan main baru tentang alat peraga kampanye. Aturan tersebut disosialisasikan kepada parpol dan calon anggota DPRD kontestan Pemilu 2014.

“Kita undang peserta pemilu untuk sosialisasi perubahan peraturan pemilu,” ujar Ketua KPU Husni Kamil Malik di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2013).

Pemasangan baliho hanya diperuntukkan untuk parpol untuk satu unit disetiap desa di Indonesia. Tercatat ada 81 ribu desa yang ada di seluruh wilayah nusantara.

“Misalnya baliho harga biaya produksinya Rp 20 juta. Sudah berapa kira-kira? Kita ingin arus informasinya merata,” terangnya.

Sedangkan bagi caleg, hanya diperkenan untuk membuat spanduk dalam sebuah zona yang ditentukan oleh KPUD.

“Bisa jadi wilayah yang luas sehingga zonanisasinya banyak. Kita mengatur pemasangan spanduk supaya merata,” kata Husni.

Sanksinya, lanjut Husni berupa teguran dan sanksi administratif bagi yang melanggar.

Sementara itu, Komisioner KPU Ferry Kurnia Riskiyansyah mengatakan sosialisasi yang dilakukan KPU hari ini adalah soal. definisi kampanye kepada para peserta Pemilu, kedua pembatasan pada alat peraga kampanye.

“Ada dua hal yang kita batasi, pertama adalah alat peraga berbentuk baliho itu hanya diperuntukan hanya untuk partai politik peserta Pemilu, satu partai satu pemilu di setiap desa, kedua adalah tentang spanduk untuk satu caleg satu spanduk untuk setiap zona. Zona itu nantinya ditentukan oleh kpu dan pemerintah daerah,” kata Ferry.
Sehari pasca kecelakaan yang melibatkan putra bungsunya, Musisi Ahmad Dani Datangi rumah para korban tewas. Saksikan Tayangan selengkapnya hanya di “Reportase Malam” pukul 00.49 WIB Hanya di Trans TV

(fiq/lh)



Sponsored Link

news.detik.com